Rakatalenta.com, Ruslan memang pantas menyandang sebagai bapak biadab, bukannya menyayangi dan mengasihi buah hatinya, dia malah tega hendak menggauli sang anak yang saat ini beranjak usia 17 tahun. Namun aksi bejatnya akhirnya terungkap, setelah sang anak berinisial IS berteriak meminta pertolongan saat hendak di setubuhi.
Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu dini hari kemarin sekitar pukul 01.30 WIB (13/1). Entah setan apa yang hinggap di tubuh Ruslan untuk menyuruh anaknya menemui di Losmen Bale-bale PWRI, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Bogor untuk memuaskan nafsu syahwatnya.
Untuk melancarkan nafsu birahinya, Ruslan pun mengancam akan memberitahu kepada ibu kandungnya tentang pekerjaan yang dijalani IS, jika tidak mau melayani nafsunya. Di bawah ancaman itu, Ruslan pun mencumbui IS dengan menggerayangi tubuh anaknya tersebut tanpa rasa kasihan.
Namun, belum sempat melakukan hubungan layaknya suami-istri, IS berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan korban langsung datang ke lokasi tersebut, dan langsung menangkap Ruslan serta menghakiminya. Beruntung anggota Kepolisian mendatangi lokasi kejadian, hingga Ruslan bisa diselamatkan dari amukan warga.
"Warga saat itu banyak, beruntung kita amankan. Kasusnya saat ini kita serahkan ke Unit PPA Polres Depok," terang Kapolsek Tonjong, Komisaris Bambang Irianto kepada wartawan, Senin (14/1).
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Bambang kemudian dibawa ke Mapolsek Tonjong. Kasusnya saat ini sedang dalam proses penyelidikan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak di Mapolres Depok. [Sumber:Merdeka]
Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu dini hari kemarin sekitar pukul 01.30 WIB (13/1). Entah setan apa yang hinggap di tubuh Ruslan untuk menyuruh anaknya menemui di Losmen Bale-bale PWRI, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Bogor untuk memuaskan nafsu syahwatnya.
Untuk melancarkan nafsu birahinya, Ruslan pun mengancam akan memberitahu kepada ibu kandungnya tentang pekerjaan yang dijalani IS, jika tidak mau melayani nafsunya. Di bawah ancaman itu, Ruslan pun mencumbui IS dengan menggerayangi tubuh anaknya tersebut tanpa rasa kasihan.
Namun, belum sempat melakukan hubungan layaknya suami-istri, IS berteriak meminta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan korban langsung datang ke lokasi tersebut, dan langsung menangkap Ruslan serta menghakiminya. Beruntung anggota Kepolisian mendatangi lokasi kejadian, hingga Ruslan bisa diselamatkan dari amukan warga.
"Warga saat itu banyak, beruntung kita amankan. Kasusnya saat ini kita serahkan ke Unit PPA Polres Depok," terang Kapolsek Tonjong, Komisaris Bambang Irianto kepada wartawan, Senin (14/1).
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Bambang kemudian dibawa ke Mapolsek Tonjong. Kasusnya saat ini sedang dalam proses penyelidikan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak di Mapolres Depok. [Sumber:Merdeka]