Rakatalenta.com, Foto tidak seronok yang diduga anggota DPRD Sulawesi Utara, Akbar Datunsolang beredar luas di masyarakat. Terkait hal itu, Badan Kehormatan DPRD segera memanggil Akbar untuk dimintai keterangan.
"Hari ini, Akbar telah datang untuk memenuhi permintaan tersebut," kata Ketua BK DPRD Sulawesi Utara, Paul Tirajoh di Manado, Senin (25/2). Demikian tulis Antara.
Tirajoh mengatakan, dari hasil klarifikasi yang dilakukan, Akbar membantah bahwa foto syur yang beredar itu adalah dirinya.
"Menurut yang bersangkutan foto itu adalah hasil rekayasa," kata Tirajoh.
Mendapatkan keterangan tersebut, kata Tirajoh, lalu ditanyakan kepada bersangkutan, siapa yang merekayasa dan mengedarkannya.
"Penjelasan diberikan Akbar, yang merekayasa dan mengedarkan foto tersebut telah ditahan di Polsek Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, dan saat ini sementara diproses kepolisian. Informasi diperoleh kasus ini ditangani pihak Polres Bolaang Mongondow," kata Tirajoh.
Menurut Tirajoh, hasil keterangan atau klarifikasi ini, akan dibahas dalam rapat BK DPRD Sulut.
Pelaksanaan rapat tersebut dalam waktu dekat, dan hasil rapat itu nantinya akan keluarkan satu rekomendasi.
"Karena ini sudah pada ranah hukum dan ditangani pihak kepolisian, kemungkinan besar rekomendasi yang akan dikeluarkan ditujukan kepada kepolisian," katanya.
"Hari ini, Akbar telah datang untuk memenuhi permintaan tersebut," kata Ketua BK DPRD Sulawesi Utara, Paul Tirajoh di Manado, Senin (25/2). Demikian tulis Antara.
Tirajoh mengatakan, dari hasil klarifikasi yang dilakukan, Akbar membantah bahwa foto syur yang beredar itu adalah dirinya.
"Menurut yang bersangkutan foto itu adalah hasil rekayasa," kata Tirajoh.
Mendapatkan keterangan tersebut, kata Tirajoh, lalu ditanyakan kepada bersangkutan, siapa yang merekayasa dan mengedarkannya.
"Penjelasan diberikan Akbar, yang merekayasa dan mengedarkan foto tersebut telah ditahan di Polsek Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, dan saat ini sementara diproses kepolisian. Informasi diperoleh kasus ini ditangani pihak Polres Bolaang Mongondow," kata Tirajoh.
Menurut Tirajoh, hasil keterangan atau klarifikasi ini, akan dibahas dalam rapat BK DPRD Sulut.
Pelaksanaan rapat tersebut dalam waktu dekat, dan hasil rapat itu nantinya akan keluarkan satu rekomendasi.
"Karena ini sudah pada ranah hukum dan ditangani pihak kepolisian, kemungkinan besar rekomendasi yang akan dikeluarkan ditujukan kepada kepolisian," katanya.
Sumber: merdeka.com
