Rakatalenta.com, PT Kereta Api Indonesia (KAI) diminta untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. Hal ini harus terus dilakukan karena ekspektasi dan harapan masyarakat terhadap KAI semakin meningkat. Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menjelaskan, saat ini indikator keberhasilan transportasi dilihat dari dua hal yaitu keselamatan dan pelayanan."Apa boleh buat operator KAI harus semakin bekerja keras dan cerdas meningkatkan pelayanan. Jangan putus harapan mendapat kritikan dan masukan," jelas Djoko kepada merdeka.com di Jakarta, Senin (25/2).
Walaupun demikian, dalam penilaiannya PT KAI telah berhasil meningkatkan sektor keselamatan. Sektor pelayanan dinilai juga sudah ada perubahan semenjak 5 tahun yang lalu.
"Keselamatan sudah jauh meningkat ditunjukkan dengan angka kecelakaan KAI yang makin menurun. Dibanding 5 tahun lalu sudah ada peningkatan, cuma harus lebih dapat ditingkatkan," tutupnya singkat.
Keluhan terhadap PT KAI oleh masyarakat sudah berkali-kali terungkap. Misalnya saja Ardyan (24) yang baru saja menggunakan jasa PT KAI dari Yogyakarta menuju Jakarta dengan kereta KA Ekonomi AC Gajah Wong.
Dia mengeluhkan harga tiket kereta api yang naik dengan cepat, namun tidak diiringi dengan peningkatan pelayanan dan jasa lain.
"Ini harga tiket ekonomi AC terakhir saya beli September tahun lalu masih Rp 140.000, kemarin saya naik sudah jadi Rp 160.000. Tapi kalau soal pelayanan kan memang wajib ditingkatkan. Tapi ini naik tanpa ngasih fasilitas refund jika ada force majeure. Ini harusnya jadi perhatian PT KAI," jelas Ardyan kepada merdeka.com, rakatalenta.com.
Sumber: Merdeka.com