Rakatalenta.com, Setelah empat hari berturut-turut indeks harga saham gabungan (IHSG) mencetak rekor hingga menyentuh level 4.600, pemilik modal diharapkan waspadanya terjadinya koreksi hari ini, Senin (18/2).Analis dari Trust Securities, Reza Priyambada, mengatakan peluang IHSG untuk naik awal pekan ini masih ada. Namun, kenaikan tersebut terkesan dipaksakan setelah level rekor terbaru.
Akhir pekan lalu, indeks New York ditutup bervariasi yaitu S&P melemah 0,1 persen, Dow Jones menguat 0,06 persen dan Nasdaq turun 0,21 persen.
Sedangkan pergerakan saham Eropa variatif menguat setelah masih ada emiten yang merilis kinerja positif dan kenaikan trade balance Eropa.
Dengan demikian, dia memprediksi IHSG pada hari ini, Senin (18/2), akan bergerak di kisaran support 4.554-4.590 dan resisten 4.610-4.622.
"Ternyata IHSG masih bisa naik. Namun, kami melihat kenaikan yang terkesan dipaksa setelah new high level. Tetap waspada akan pembalikan arah namun kalaupun terjadi pelemahan akan terbatas dengan rilis data Asia yang juga diharapkan masih bisa positif," tutupnya.
Adapun saham-saham yang perlu dicermati pada hari ini, antara lain PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), PT Tambang Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) dan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON).
[rin]
Sumber: merdeka.com